Jaranan Kolaborasi Awali Pembukaan Parade Teater

SURABAYA: Pertunjukan kolaborasi Jaranan dari berbagai kota mengawali pembukaan Parade Teater Kampus Seni Indonesia (PTKSI) di Kampus Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya Minggu sore (19/11). Malam harinya di pendopo kampus diselenggarakan pertunjukan kesenian oleh mahasiswa STKW dan sebagian delegasi yang sudah hadir.

Kelompok Jaranan ini terdiri dari para pemain yang datang dari Kediri, Ponorogo, Pacitan dan Surabaya sendiri serta beberapa mahasiswa STKW Surabaya. Sementara pelaku utamanya dari kelompok Turangga Bulak Mukti Jaya dari Bulak Cumpat Surabaya.

Parade Teater ini diikuti oleh 9 (sembilan) perguruan tinggi kesenian di seluruh Indonesia yang memiliki jurusan teater, yaitu IKJ (Jakarta), AKMR (Riau), ASGA Surakarta, ISBI Bandung, IISBI Aceh, ISBI Sulawesi Selatan, ISI Surakarta, ISI Yogyakarta, dan STKW Surabaya. “Hanya ISI Denpasar yang tidak ikut karena memang tidak memiliki jurusan teater,” ujar Lilis Lestari, SSn, MPd, Ketua Jurusan Teater STKW Surabaya.

Sementara seluruh pertunjukannya dilakukan di Gedung Cak Durasim Taman Budaya Surabaya, mulai Senin malam (20/11) hingga Kamis (23/11) yang masing-masing diisi dua pertunjukan, kecuali hari kedua (21/11) tiga pertunjukan.

Kepala UPT Lembaga Seni Wilwatikta, Drs. Arif Rofiq, MSn, menyebutkan bahwa acara ini sudah keenam kalinya yang merupakan program kerjasama mahasiswa jurusan teater seluruh Indonesia. Dibandingkan dengan jurusan lainnya, seperti tari, musik dan seni rupa, hanya teater yang sudah membentuk jaringan kerjasama formal.

Meskipun, tambahnya, hal ini sebetulnya belum diatur dalam Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Kesenian Indonesia (BKPTSI) yang menaungi seluruh kampus kesenian di Indonesia.

Didampingi oleh Ketua Alumni STKW Surabaya, Sukatno, SSn, MM, Kajur Teater Lilies Lestari dan Wakil Ketua Bidang Akademik Trinil Windrowati, MSn, maka Arif Rofiq kemudian melakukan pemukulan gong tanda dimulainya Parade Teater kali ini. (hnr)