Diskusi Ahli Menyusun Strategi Kebudayaan Jatim

SURABAYA: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Diskusi Kelompok Terfokus (FGD – Focus Group Discussion) untuk menyusun buku strategi kebudayaan Jawa Timur, Kamis (18/1/18). Acara ini berlangsung di kantor Disbudpar Jatim, Jl. Wisata Menanggal Surabaya melibatkan 10 (sepuluh) orang terpilih dengan latarbekakang beraneka, didahului oleh presentasi 2 (dua) pembicara utama yaitu Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa-Putra dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Prof. Hotman M. Siahaan dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Jarianto, MSi, mengatakan bahwa tujuan dari Diskusi Ahli ini adalah mendapat paparan dan tanggapan ahli terkait berbagai topik kebudayaan Jawa Timur. Untuk itu, selain memberikan tanggapan terhadap presentasi yang ada, masing-masing peserta juga menyampaikan materi presentasi sesuai dengan keahliannya. Diskusi terbatas ini adalah seri yang pertama dan direncanakan akan diselenggaraan kembali dengan peserta ahli yang berbeda.

Diskusi Ahli ini merupakan rangkaian panjang setelah diselenggarakan Kongres Kebudayaan Jawa Timur di Taman Candra Wilwatikta Pandaan (2015), Dialog Kebudayaan Jawa Timur di Hotel Mercure Surabaya (2016) dan Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) di Hotel Royal Tretes View (2017).

Adapun materi yang akan dibawakan oleh Prof. Heddy Shri Ahimsa-Putra adalah “Kebudayaan, Pembangunan Kebudayaan dan Strategi Kebudayaan: Konsep dan Pendekatan”, sedangkan Prof. Hotman M. Siahaan akan memaparkan “Masalah dan Strategi Pembangunan Kebudayaan di Jawa Timur.”

Kesepuluh peserta diskusi ahli dan topik-topik presentasinya adalah sebagai berikut:

  • Hadi Wawan (Kabag Dikporabudpar, Biro Kesos Pemprov Jawa Timur): Peta Kebijakan Kebudayaan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
  • Hanan Pamungkas, (Arkeolog, Unesa): Peta Pendekatan Kebudayaan dan Kesejarahan Jawa Timur.
  • Sulistyanto Soejoso (Pegiat Pendidikan): Peta Pembangunan Mentalitas di Jawa Timur.
  • Andi M. Said (Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Trowulan): Peta Warisan Budaya Benda Jawa Timur.
  • Henri Nurcahyo (Komunitas Seni Budaya BranGWetaN): Peta Warisan Budaya Tak Benda Jawa Timur.
  • Ikhwan Setiawan (Antropolog, UNEJ): Peta Pengetahuan Tradisional dan Ekspresi Budaya Lokal Jawa Timu
  • Rohmat Djoko Prakosa (Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta): Peta Seni, Tradisi dan Pranata Budaya di Jawa Timur.
  • Heri “Lentho” Prasetyo (Pelaku Budaya Jawa Timur): Peta Pelaku Seni Budaya di Jawa Timur.
  • Sirikit Syah (Stikosa AWS): Peta Perilaku Media dan Budaya Informasi di Jawa Timur.
  • Dewa Gde Satrya Wibawa (Universitas Ciputra Surabaya): Peta Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jawa Timur. (hnr)

 

Foto Ilustrasi: Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) Kebudayaan di Tretes (2017)