Pacitan dan Tulungagung Juara Festival Dalang Bocah

SURABAYA: Membawakan lakon Yudakala Tresna, Gandang Gondo W dari Kabupaten Pacitan dinyatakan meraih nilai tertinggi untuk katagori Dalang Hangabehi dalam Festival Dalang Bocah Jawa Timur 2018. Dalam kesempatan yang sama Gandang juga dinyatakan sebagai salah satu dari 5 (lima) dalang dengan sabet terbaik. Sedangkan Muhammad Rafi N dari Tulungagung mendapatkan kejuaraan sebagai Penyaji Mumpuni dalam membawakan lakon Aji Narantaka.

Acara yang diselenggarakan  oleh UPT Laboratorium, Pelatihan dan Pengembangan Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur berlangsung dua hari sejak Selasa hingga Rabu tengah malam, bahkan sudah memasuki hari Kamis dini hari (10-12) ketika disampaikan pengumuman pemenang.

Sebanyak 24 peserta mengikuti acara ini yang berasal dari diikuti oleh 24 peserta dari Kota Surabaya, Kab. Mojokerto (masing-masing 3 peserta), Ngawi, Ponorogo, Kota Madiun, Kab. Madiun, Kota Kediri, Tulungagung (2 peserta), dan masing-masing satu peserta dari Pacitan, Trenggalek, Kota Malang, Jember, Kota Batu dan Gresik.

Kepala UPT Laboratorium, Pelatihan dan Pengembangan Kesenian Disbudpar Jatim, Effie Wijayanti, SSos, MMPd, rasa kagumnya terhadap peserta yang masih dalam kisaran usia 8-15 tahun namun mampu menyajika penampilan yang luar biasa. Bukan hanya dalangnya, namun banyak juga pengrawitnya yang masih bocah. Bagi yang sudah berusia 15 tahun, Effie berharap dapat mengikuti Festival Dalang Remaja tahun depan yang diselenggarakan oleh UPT Taman Budaya Jatim.

Dewan Juri yang terdiri dari Dr. Bambang Murtiyoso (kritikus seni pedalangan dari Surakarta), Dr. Trisno “Pelok” Santosa (ISI Surakarta) dan Surpiyono, SSn dari SMKN 12 Surabaya, akhirnya menetapkan pemenang sebagai berikut:

  • Dalang Hangabehi: Gandang Gondo W, Pacitan, Yudakala Tresna
  • Penyaji Mumpuni: Muhammad Rafi N, Tulungagung, Aji Narantaka.
  • Tiga Dalang dengan Greget Terbaik non rangking;
  • Ataina Rusyda Fauziyah, Kota Surabaya, Timun Mas
  • Galang Pramu Sadewo, Kota Kediri, Begawan Ciptaning
  • Faisal Mauliddurohman, Kota Surabaya, Babat Wanamarta
  • Lima Dalang dengan Sabet Terbaik Non Rangking adalah:
  • Gandang Gondo W, Pacitan, Yudakala Tresna
  • Ahmad Novan Setiyono, Trenggalek, Kangsa Adu Jago
  • Nabil Ekri Rasfadillah H, Kota Madiun, Sang Surya Putra Puruhita
  • Revangga Trirezaldi, Kab Madiun, Tetuka Gembleng
  • Damar Jati Kisworo, Gresik, Rukun Agawe Santosa
  • Lima Dalang dengan Catur Terbaik Non Rangking adalah:
  • Septian Nugraha P, Ponorogo, Brubuh Alengka
  • Rico Eka Saputra, Ngawi, Babat Wanamarta
  • Mohamad Siswoyo, Kab. Mojokerto, Brajadenta Mbalela
  • Rizki Tri Fitrianto, Kab. Mojokerto, Laire Gathutkaca
  • Rafiddias Alfa, Kota Batu, Tirta Rasa Kundha
  • Sepuluh Grup Penyaji Terbaik Non Rangking adalah:
  • Ponorogo, dengan dalang Selvira Angelina Rifean, Srikandhi Krida
  • Ngawi, Laudza Naufal, Gandamana Luweng
  • Kota Malang, M. Seno Adji, Laire Bratasena
  • Kota Madiun, Daffa Sakrisna Prasetya, Sukrososno Wiloso Asih
  • Jember, Angga Cahya Gunawan, Babat Wanamarta
  • Mojokerto, Sri Bawana Kusdi W, Sawung Suralaya
  • Kota Kediri, Doni Santosa, Sumantri Ngenger
  • Tulungagung, Wahyu Bagus Setyawan, Baaayda Jayabinangun
  • Kota Surabaya, M. Alif Satria D, Bima Saguh (nur, hnr)