Bisikan Sunyi Perupa Tuban

Oleh Henri Nurcahyo TUBAN itu Kota Tuak, katanya. Tapi ada yang tidak sepakat karena gara-gara tuak menyebabkan orang mabuk. Dan mabuk itu, katanya lagi, dilarang agama. Karena itu konon ada pejabat yang pernah melontarkan gagasan hendak memberangus pohon Siwalan, yang menghasilkan minuman legen dan tuak itu. Lho, apa salahnya pohon Siwalan? Dalam pameran lukisan yang…

Eko Pece: Kontemporer itu Sikap, Bukan Bentuk

SURABAYA:  Masih banyak yang beranggapan bahwa karya seni, khususnya tari, kontemporer itu lebih dikedepankan bentuk visualnya. Padahal, menurut Eko Pece, kontemporer itu masalah sikap. Bukan bentuk. Dalam rangkaian Festival Kesenian Indonesia (FKI) ke-X yang berlangsung 7-9 Juli, Eko Pece Supriyanto memberikan workshop seni tari di pendopo kampus Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW Surabaya) hari Minggu…

Kolaborasi Seni Membuat Indonesia Harmoni

PANDAAN: Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, seusai menyaksikan pertunjukan kolaborasi perguruan tinggi seni se-Indonesia, berharap pertunjukan kolaborasi seni sembilan perguruan tinggi seni tersebut merupakan gambaran Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan menjadi satu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Kebersamaan inilah yang harus kita bangun terus,” tegasnya. Hal itu…

Jadwal Acara Festival Kesenian Indonesia X

SURABAYA: Lantaran kesibukan, workshop seni tari oleh Eko Pece yang semula diselenggarakan hari Senin (9/7) dimajukan hari Minggu(8/7) di kampus STKW Surabaya, pukul 10.00 – 16.00. Jadwal selengkapnya adalah sebagai berikut: Sabtu, 7 Juli 2018 – Pukul 09.00: Seminar Internasional di Taman Candra Wilwatikta Surabaya – Pukul 19.00: Pembukaan FKI, pergelaran Kolaborasi 9 PT Seni,…

Malam Ini, Panji Semirang dan BOM Membuka FKI

PANDAAN: Pembukaan Festival Kesenian Indonesia (FKI) ke-X di Amphitheatre Taman Candra Wilwatikta Pandaan Sabtu malam ini (7/9) pukul 19.00 akan dimeriahkan oleh dramatari Kidung Panji Semirang dari STK Wilwatikta Surabaya dan pertunjukan dengan judul BOM oleh ISI Denpasar Bali. Sebelum kedua pertunjukan utama tersebut ditampilkan sajian kolaborasi 9 Perguruan Tinggi Seni Se-Indonesia. Sajian pertunjukan hari berikutnya akan diselenggarakan…

Seminar Internasional Awali Festival Kesenian Indonesia

PANDAAN: Meski baru akan dibuka nanti malam, penyelenggaraan Festival Kesenian Indonesia (FKI) ke X sudah diawali dengan penyelenggaraan seminar internasional pagi ini (7/7) di Hall Taman Candra Wilwatikta Pandaan. Sebagaimana tema FKI, seminar kali ini juga mengambil tema “Art, Identity and Reality”. FKI merupakan kegiatan rutin dua tahunan antar perguruan tinggi seni se-Indonesia yang kali…

Pergeseran Posisi di Disbudpar Jatim

SURABAYA: Seusai libur panjang Idul Fitri tahun ini sejumlah pejabat di pemerintahan provinsi Jawa Timur mengalami perubahan posisi termasuk di bawah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Khusus pejabat yang terkait dengan kesenian dan kebudayaan, pergeseran ini seperti gerakan buah karambol, dimana perpindahan yang satu menggeser yang satunya, dan yang digantikan juga menggeser yang lainnya lagi,…

Festival Panji Menjelajah Delapan Kota

SURABAYA: Setelah sukses menyelenggarakan Festival Panji Nasional tahun 2017 lalu di Kediri, kini diperluas cakupannya melibatkan peserta mancanegara dan berlangsung di 8 (delapan) kota Jawa dan Bali dengan nama “Festival Panji Internasional” yang diselenggarakan tanggal 27  Juni hingga 13 Juli 2018. Acara ini merupakan kerja bareng Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan…

Hari Ghulur menuju American Dance Festival

SURABAYA: Seniman muda potensial Surabaya, Moh. Hariyanto alias Hari Ghulur bakal berlebaran di Amerika Serikat karena Selasa siang ini (12/6) harus terbang ke Durham North Carolina untuk mengikuti forum bergengsi dalam dunia tari internasional yaitu American Dance Festival (ADF). Dosen tetap Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya ini menjadi orang Jawa Timur kedua yang berhasil…

Zaman Makin Bebas, Wayang Didera Banyak Masalah

SURABAYA: Pertunjukan wayang kulit konvensional sudah tidak bisa memenuhi tuntutan zaman yang serba cepat dan instan, sementara sifat pertunjukan wayang sendiri yang sudah semakin lentur dan fleksibel untuk diubah dan dieksplorasi. Maka perubahan demi perubahan terjadi tanpa terbendung dan diterima sebagian publik penikmat pertunjukan wayang. Dalam Sarasehan Seniman Dalang yang berlangsung Kamis malam (31/5) dalang…