Ludruk Tidak Boleh Menyerah

MOJOKERTO: Dalam era teknologi yang kian pesat perkembangannya maka ludruk harus bisa mengimbangi dengan berbagai inovasi yang berkembang pada masyarakat. Ludruk tidak boleh menyerah. Seniman Ludruk harus bisa mengimbangi perkembangan teknologi. Manfaatkan sarana YouTube untuk menggelar pentas secara virtual. Seniman tradisi ternama Jawa Timur, Syakirun alias cak Kirun, menyampaikan hal ini dalam acara Workshop Ludruk…

Pj. Bupati Sidoarjo: Kembangkan Ekonomi Kreatif

SIDOARJO: Kabupaten Sidoarjo memiliki 98 destinasi, namun mengapa kontribusi pariwisata yang paling kecil terhadap PAD? Karena itu harus dikembangkan ekonomi kreatif. Saya berharap agar sektor pariwisata memberikan kontribusi besar terhadap PAD Kabupaten Sidoarjo. Padahal dalam konteks Jawa Timur, pariwisata menyumbang 38 persen PAD. Mengapa Sidoarjo tidak bisa seperti itu? Mengapa kalah dengan industri? Justru dengan…

Prof Mas’ud Said: Dunia Hancur Karena Tidak Saling Peduli

SIDOARJO: Kebahagiaan itu sesuatu yang mahal.  Padahal Allah memberi kebahagiaan di depan kita, seperti saling percaya, giving, loving, and carrying. Memberi itu adalah sebuah kebudayaan yang menguatkan siapa saja. Giving tidak harus berupa materi. Bisa berupa waktu, atau memberi hati. Demikian pula loving, menyintai. Saya kira yang menggerakkan kita semua ini adalah karena cinta. Ketiga,…

BrangWetan Kerjasama Sinau Bahasa Jawa

Komunitas Seni Budaya BrangWetaN menjalin kerjasama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jawa Kabupaten Sidoarjo dan sekaligus juga dengan Majalah berbahasa Jawa “Jayabaya.” Kerjasama informal ini tercetus dalam acara rutin “Sinau Bahasa Jawa” yang digelar oleh Komunitas BrangWetan di sekretariatnya, Perumahan Pondok Mutiara Sidoarjo, Sabtu (24/10). Pada mulanya acara ini diisi dengan materi belajar…

Pemuda Sidoarjo Deklarasikan Plural is Me

SIDOARJO: Kalangan pemuda di Sidoarjo, Jawa Timur, mendeklarasikan Gerakan Pluralisme sebagai bentuk kepedulian terhadap keberagaman. Tekad tersebut dirumuskan dengan nama Plural is me. Artinya, bahwasanya setiap orang hendaknya menerima keberagaman yang sudah menjadi fitrah bagi bangsa Indonesia. Dan hal itu harus dimulai dari diri sendiri. Plural is me. Deklarasi tersebut dicetuskan dalam puncak acara “Jelajah…

Jelajah Budaya Lintas Agama

SIDOARJO: Komunitas Seni Budaya BrangWetan menyelenggarakan acara “Jelajah Budaya Lintas Agama” pada Jum’at hingga Minggu (4-6 September). Garis besar program tersebut adalah: Mengunjungi tempat ibadah 6 (enam) agama dan Penghayat Kepercayaan di Sidoarjo, yang disambut dengan kesenian yang sesuai dengan masing-masing agama. Malam harinya dilangsungkan “Srawung Budaya Pancasila” berupa diskusi intensif untuk merumuskan format kerukunan…

Hilmar Farid: Nasib Kebudayaan Terletak di Tangan Pelakunya

JAKARTA: Bantuan Pemerintah untuk Kegiatan Kebudayaan tetap dilaksanakan sebagaimana direncanakan meskipun saat ini masih berlangsung pandemi Covid-19. Kalau tidak ada kegiatan sama sekali maka kebudayaan jalan di tempat. Program menandakan bahwa kebudayaan masih hidup, masih berdenyut, bukan mati suri atau jalan di tempat sebagaimana yang dikhawatirkan. Kebudayaan masih menggeliat untuk bangkit kembali. “Nasib kebudayaan terletak…

Asrofi: Junjung Tinggi Budaya Bangsa

SIDOARJO: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Asrofi, menyerukan kepada kalangan pendidik dan peserta didik agar menjunjung tinggi budaya bangsa. Hal ini tekait dengan gelombang globalisasi dimana budaya luar tidak bisa ditolak masuk ke negeri ini. “Walaupun kita harus bergaul dengan dunia luar, lengkap dengan budayanya, maka anak-anak kita yang ada di sekolah dapat…

BrangWetan: Cinta Budaya, Cinta Tanah Air

SIDOARJO: Selama satu tahun kedepan Komunitas Seni Budaya BrangWetan melakukan pelatihan berkelanjutan untuk menumbuhkan-suburkan dan memerkuat kesadaran berbangsa, cinta budaya dan cinta tanah air di kalangan remaja/pelajar. Program bernama “Cinta Budaya, Cinta Tanah Air” ini menyasar 5 (lima) kecamatan yang berdekatan dan/atau berbatasan langsung dengan kota Surabaya, yaitu Waru, Taman, Sukodono, Gedangan, dan Sedati. “Sebagai…

ANTOLOGI CERPEN PANJI

Buku ini adalah kumpulan (antologi) Cerita Pendek (cerpen) berbasis Cerita Panji yang merupakan kumpulan naskah terbaik, atau 10 besar hasil lomba yang diselenggarakan oleh  Dewan Kesenian Jawa Timur (DK Jatim) pada tahun 2012. Sudah lama memang, namun baru kali ini diterbitkan karena ternyata DK Jatim tidak segera menerbitkannya. Maka Komunitas Seni Budaya BrangWetaN berinisiatif menerbitkannya…