{"id":2591,"date":"2026-04-05T01:59:30","date_gmt":"2026-04-05T01:59:30","guid":{"rendered":"https:\/\/brangwetan.com\/?p=2591"},"modified":"2026-04-05T03:21:54","modified_gmt":"2026-04-05T03:21:54","slug":"dirjen-pelindungan-kebudayaan-dan-tradisi-ikut-main-ludruk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/brangwetan.com\/?p=2591","title":{"rendered":"Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Ikut Main Ludruk"},"content":{"rendered":"<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\" align=\"justify\"><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">SURABAYA: Dr. Restu Gunawan, M.Hum<\/span><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">, Dirjen <\/span><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi <\/span><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">Kementerian Kebudayaan RI, tiba-tiba digaet ikut bergabung dalam pentas ludruk garingan Besut Jajah Milangkori, Sabtu malam (4\/4\/26). \u00a0Maka terjadilah dialog improvisasi yang justru menjadikan pertunjukan berlangsung cair dan akrab.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\" align=\"justify\"><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">Pentas perdana Ludruk Garingan \u201cBesut Jajah Deso Milangkori\u201d dimulai semalam di Surabaya<\/span><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">, tepatnya <\/span><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">di Balai RW VIII Gunung Anyar Emas, Jl. \u00a0Gunung Anyar Emas IX Blok R No 6. <\/span><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">Selain Restu Gunawan, hadir dalam acara ini adalah <\/span><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">Kepala Balai Pelestarian (BP) Kebudayaan Jawa Timur, Endah Budi Heryani, S.S., M.M, dan tokoh masyarakat Surabaya A.H. Thony. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\" align=\"justify\"><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">Ketua RW VIII, Heru Nugroho, memberikan sambutan selaku tuan rumah. Dikatakan, bahwa keberadaan Sanggar SAMIN merupakan kebanggaan tersendiri sehingga mengangkat nama wilayah ini dengan adanya sejumlah kegiatan kesenian. Karena itu, \u201csaya menyebutnya kampung kami ini adalah Kampung Sanggar,\u201d jelasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\" align=\"justify\"><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">Pentas diawali dengan pertunjukan pembuka Wayang Suket dan Baca Puisi dari Sanggar Anak Merdeka Indonesia (SAMIN) Gunung Anyar Emas yang merupakan binaan Meimura. <\/span><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">Acara \u00a0ini merupakan bagian dari program Pemberdayaan Ruang Publik Dana Indonesiana dari Kementerian Kebudayaan yang diajukan oleh Meimura (Meijono) atas nama perorangan. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\" align=\"justify\"><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">Isu yang diangkat adalah soal sampah. Meimura alias Meijono yang memerankan tokoh Besut, didampingi oleh Cak Hengky Kusuma (ludruk RRI) dan Cak Puryadi (ludruk Karya Budaya). Sebagai penanda awal perjalanan pentas keliling 10 kota, maka Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi (Dr. Restu Gunawan, M.Hum) melakukan pemotongan tumpeng yang diberikan kepada Meimura.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2593\" src=\"https:\/\/brangwetan.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG_20260405_064246.jpg.jpeg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/brangwetan.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG_20260405_064246.jpg.jpeg 800w, https:\/\/brangwetan.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG_20260405_064246.jpg-768x576.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\" align=\"justify\"><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">Sedangkan Dr. Restu Gunawan, M.Hum, yang langsung hadir dari Jakarta mengaku merasa senang karena kegiatan ini, yaitu Besutan, turun ke Balai RW. Ini perlu diapresiasi karena dulunya ludruk memang biasa dari desa ke desa, dari kampung ke kampung. Bahkan ketika tadi ada kejadian mati listrik, zaman dulu ya begitu. Mati listrik itu biasa. Tidak perlu merasa kecil hati. Yang jelas, kegiatan kesenian perlu dilakukan secara gotong royong dari semua aspek dan masyarakat. \u00a0Tidak bisa hanya diserahkan pada pemerintah atau komunitas, namun kita semua harus kolaborasi. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\" align=\"justify\"><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">\u201cMalam ini kita menyaksikan kegiatan yang meskipun kecil namun mudah-mudahan memberikan dampak yang besar,\u201d tegas Restu.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\" align=\"justify\"><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">Ditambahkan, pentas Besut Jajah Desa Milangkori ke-10 kota yang dimulai dari kampung ini, diharapkan supaya nilai-nilai dan semangat dari teman-teman untuk menyuarakan bagaimana perlunya pelestarian dan perlindungan tradisi bisa dilakukan oleh semua masyarakat, bahkan dari masyarakat yang terkecil sekalipun. Apalagi kali ini banyak juga dihadiri anak-anak kecil, yang meskipun nampak hanya bermain-main namun pertunjukan ini akan tertanam di memorinya, sehingga ketika dewasa nanti <\/span><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">mereka <\/span><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">akan menjadi penggerak-penggerak pelindungan dan pelestarian tradisi.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2594\" src=\"https:\/\/brangwetan.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG_20260405_064520.jpg.jpeg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"450\" srcset=\"https:\/\/brangwetan.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG_20260405_064520.jpg.jpeg 800w, https:\/\/brangwetan.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG_20260405_064520.jpg-768x432.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\" align=\"justify\"><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">Dalam Ludruk Garingan Besutan kali ini, Cak Meimura mengangkat isu soal pencemaran sampah yang terjadi di Gunung Anyar yang memang dekat dengan pantai. Dikisahkan: Besut jadi nelayan, namun jala yang dilempar kali ini tidak hanya ikan yang didapat, namun juga ban mobil, tikar plastik, botol-botol air mineral, popok bayi (pampres) dan berbagai pakaian lainnya. Bahkan juga pesawat televisi. Ini <\/span><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">sangat <\/span><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">memprihatinkan. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\" align=\"justify\"><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">Maka kemudian Sumo Gambar (diperankan Hengky Kusuma) marah-marah, protes keras kepada para pembuang sampah di sungai dan laut. Jamino (Puryadi) berusaha meredamnya: &#8220;Sabar, sabar Itu semua pertanda belum komplitnya kesadaran dan pemahaman arti pentingnya sungai dan laut \u00a0dan lingkungan.\u201d <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\" align=\"justify\"><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">Justru tersebab dari sikap Jamino itulah maka konflik mulai muncul antara Jamino dan Sumo Gambar. Kemudian Besut menengahi meski dia dalam posisi yang merugi.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\" align=\"justify\"><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">Pamungkas dari acara ini adalah sarasehan budaya yang menghadirkan narasumber Henri Nurcahyo dan Imam Ghozali, dengan moderator Ribut Wijoto. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\" align=\"justify\"><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">Pertunjukan berikutnya akan dilakukan di Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda), hari Jumat, 10 April, disusul Nganjuk tanggal 25 April. Setelah itu akan keliling 8 kota lainnya, yaitu <\/span><span style=\"font-family: 'Palatino Linotype';\">Mojokerto, Jombang, Malang, Kediri, Madiun, Blitar, dan Jember. (*) <\/span><span style=\"mso-spacerun: 'yes'; font-family: 'Palatino Linotype'; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; font-size: 10,0000pt;\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SURABAYA: Dr. Restu Gunawan, M.Hum, Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, tiba-tiba digaet ikut bergabung dalam pentas ludruk garingan Besut Jajah Milangkori, Sabtu malam (4\/4\/26). \u00a0Maka terjadilah dialog improvisasi yang justru menjadikan pertunjukan berlangsung cair dan akrab. Pentas perdana Ludruk Garingan \u201cBesut Jajah Deso Milangkori\u201d dimulai semalam di Surabaya, tepatnya di Balai RW [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2592,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[21,502],"tags":[602,599,603,597,601,600],"class_list":["post-2591","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-seni-tradisi","category-terbaru","tag-besut","tag-gununganyar","tag-hengky-kusuma","tag-imam-ghozali","tag-meimura","tag-restu-gunawan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/brangwetan.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2591","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/brangwetan.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/brangwetan.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/brangwetan.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/brangwetan.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2591"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/brangwetan.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2591\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2596,"href":"https:\/\/brangwetan.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2591\/revisions\/2596"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/brangwetan.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2592"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/brangwetan.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2591"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/brangwetan.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2591"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/brangwetan.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2591"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}