Delegasi Palestina Kunjungi SMPN 1 Taman
SIDOARJO: Delegasi dari Kementerian Pendidikan dan Pendidikan Tinggi Pemerintah Otoritas Palestina mengunjungi SMP Negeri 1 Taman, Sidoarjo, Selasa siang (21/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia melalui Kedutaan Besar Australia (DFAT), dalam rangka berbagi praktik baik reformasi pendidikan. Khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan guru, serta pengembangan lingkungan belajar yang inklusif dan berkeadilan.
Juga merupakan rangkaian program Education Dialogue: Showcasing Indonesian Education Reform to the Palestinian Ministry of Education pada tanggal 17–26 April 2026, yang difasilitasi oleh Program INOVASI Jawa Timur. Pilihan terhadap SMPN 1 Taman karena sekolah ini merupakan pelopor Sekolah Toleransi di Indonesia, yang bekerjasama dengan Komunitas Seni Budaya BrangWetan. Keesokan harinya (22/4) rombongan mengunjungi SD Muhammadiyah 1 Candi, Sidoarjo.

Delegasi Pendidikan Palestina dipimpin oleh DG Kurikulum Sains Ihab Y.S. Inayyem dari lembaga MoEHE, OP, didampingi Ibrahim M.E. Qadah (Dir. Teknologi Pendidikan MoEHE, OP), Ahmed M. M. Khateeb (DG Ilmu Hum. & Sosial), Mohammed M. M. DarAssi (Dir. Pend. Bhs. Inggris), Fadwa Rasem Mohammed Salman (Dir. Pendidikan Jasmani), Raed M. H. Dwikat (Dir. Bahasa Arab),Muath A.K. Abusaliqa (Dit. Teknologi Pendidikan), Mohammad Ali Mustafa Kashef (Dir. Pendidikan Agama), Rasheed M. H. Rasheed (Dir. Pengembang Pedidikan), Samer M. A. Hajiji (Dit. Pendidikan Fisika), Seham H. O. Salamah (Dir. Bahasa Arab, Pengawas). Mereka didampingi Elizabeth Randell (HOP Palestine) dan Belinda Coultin (Counsellor), Dian Marin Purnama (Tim Basic Education), ketiganya dari DFAT.
Sementara dari pihak tuan rumah adalah kepala SMPN 1 Taman Dra. Masroh Hidajati, M.Pd, Kabid Mutu Pendidikan Dinas Dikbud Sidoarjo Lilik Sulistyowati, S.Pd M.Pd, Pengawas Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Henik Umi Khoyum, S.Pd, M.Pd., serta Henri Nurcahyo Ketua Komunitas Brangwetan.

Rombongan langsung terbagi tiga bertatap muka dengan siswa dengan masing-masing bidang, yaitu IPA, Bahasa Inggris, dan Matematika. Acara dipuncaki dengan dialog di aula SMPN 1 Taman. Dalam acara inilah Kepala Sekolah menjelaskan program Sekolah Toleransi yang dijalankan sejak tahun 2020, pembentukan Duta Toleransi, serta Deklarasi Sekolah Toleransi tahun 2022 yang menjadi sekolah pertama di Indonesia.
Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi delegasi untuk melihat secara langsung bagaimana kebijakan dan praktik pendidikan di Indonesia diimplementasikan di tingkat satuan pendidikan, termasuk dalam konteks pembelajaran yang berpusat pada murid, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik. (h)