Berita

ANTOLOGI CERPEN PANJI

no-img
ANTOLOGI CERPEN PANJI

Buku ini adalah kumpulan (antologi) Cerita Pendek (cerpen) berbasis Cerita Panji yang merupakan kumpulan naskah terbaik, atau 10 besar hasil lomba yang diselenggarakan oleh  Dewan Kesenian Jawa Timur (DK Jatim) pada tahun 2012. Sudah lama memang, namun baru kali ini diterbitkan karena ternyata DK Jatim tidak segera menerbitkannya. Maka Komunitas Seni Budaya BrangWetaN berinisiatif menerbitkannya tahun 2019 ini.

Memang tidak ada keterangan nama-nama pemenangnya sama sekali. Dan itu memang tidak harus dicantumkan sebab penerbitan buku adalah satu hal sedangkan lombanya sendiri juga hal yang berbeda.

Namun setidaknya nama-nama tenar dalam dunia sastra terdapat di buku ini. Misalnya: Afrizal Malna (The King), Diana AV Sasa (Sri Tulis dari Lemah Tulis), Gunawan Maryanto (Panji Laras), Hanif Nashrullah (Supadmi), MS Nugroho (Jago untuk Presiden), Ratna Indraswari Ibrahim (Ande Ande Lumut), Salamet Wahedi (Joko Tole Putra Bulan), Stephanie Yulianto (Panji dan Lebah Madu), S. Jai (Rembulan Terperangkap Ranting Dahan) dan Widodo Basuki dengan karya berjudul: Sang Panji Parmi(N).

Sebagai orang yang bergelut dalam aktivitas Budaya Panji, saya sangat senang dengan adanya lomba cerpen itu yang menunjukkan bahwa Cerita Panji tidaklah harus terkait dengan masa lalu dan menjadi klangenan belaka. Cerita Panji juga dapat ditransformasi menjadi kekinian. Sepuluh karya cerpen modern ini sudah membuktikan bahwa ternyata spirit Cerita Panji dapat menjadi inspirasi karya sastra masa kini.

Apalagi selama ini sudah gencar dilakukan kampanye untuk peduli terhadap Budaya Panji dan bagaimana menjadikannya sebagai bahan baku proses kreativitas masa kini, dalam hal ini sebagai karya sastra. Dari buku ini dapat diketahui bagaimana para sastrawan masa kini itu melakukan persepsi terhadap Cerita Panji dan mengungkapkannya dengan gayanya masing-masing melalui karya cerita pendek. Ini tentu sangat menarik.

Semoga dengan kehadiran buku ini dapat memberikan semangat dan dorongan yang nyata bagi lahirnya karya-karya sastra berbasis Cerita atau Budaya Panji.

 

Komunitas Seni Budaya BrangWetan – Henri Nurcahyo (ketua) – CP: 0812 3100 832

 

In category: Berita
Related Post
no-img
Skenografi, Scanner, dan Cara Baru Menciptakan Seni

SURABAYA: Apakah karya seni harus selalu diciptakan dari sesuatu yang benar...

no-img
Nirwan Dewanto: Seni Rupa Kontemporer adalah Medan Omnivora yang Melampaui Batas

SURABAYA – Seni rupa kontemporer merupakan medan yang bersifat omnivora a...

no-img
Surabaya Kaya Materi untuk Eksplorasi Seni

SURABAYA: Kota Surabaya ini sangat kaya dengan materi yang dapat dieksplora...

no-img
Andy Rahman: Arsitektur Dituntut Kurangi Eksploitasi Alam

SURABAYA – Arsitektur harus meminimalkan kerusakan lingkungan dengan men...

no-img
ArtSubs dan Tantangan Membangun Ekosistem Seni Rupa Surabaya

SURABAYA — Penyelenggaraan ArtSubs di Surabaya tidak hanya memperlihatkan...

no-img
Dari GWK, Nyoman Nuarta Belajar Memperjuangkan Gagasan Besar

SURABAYA: Pengalaman panjang membangun Garuda Wisnu Kencana (GWK) mengajark...

  • 10,272
  • 12