Berita

Kabupaten Blitar Juara Festival Tari Pergaulan

no-img
Kabupaten Blitar Juara Festival Tari Pergaulan

SURABAYA: Melalui karya berjudul “Ledhek Jimbe” Kabupaten Blitar meraih Juara Pertama Festival Tari Pergaulan se-Jatim yang diselenggarakan oleh UPT Laboratorium, Pelatihan dan Pengembangan Kesenian (LPP Kesenian) di gedung Cak Durasim Taman Budaya Jawa Timur, Jalan Gentengkali 85 Surabaya, Kamis (29/3).

Acara ini seharusnya diikuti oleh 18 grup namun ada 4 (empat) grup yang tidak hadir yaitu: Sidoarjo, Tulungagung, Kab. Malang dan Kab. Kediri. Sedangkan 14 grup yang berlaga adalah Banyuwangi, Lamongan, Pacitan, Bangkalan, Nganjuk, Lumajang, Kota Kediri, Tuban, Kab. Mojokerto, Kota Malang, Pamekasan I, Pamekasan II, Kab. Blitar dan Kota Surabaya.

Joko Susilo, salah satu anggota Dewan Juri mengatakan,   meskipun telah melalui pelatihan/workshop beberapa peserta mash terjebak pada tema yang ‘bercerita’ sehingga hasil garapan mereka tak ubahnya Festival Karya Tari (FKT). Bahkan ada 2-3 daerah yang tidak ikut pelatihan benar-benar menyajikan karya seperti FKT. Padahal yang diharapkan adalah ‘kemasan’ tari pegaulan hasil revitalisasi dari kesenian tayub, sindir, lengger dan sejenisnya.

Begitu juga dengan garap musik. Sama saja.  Seyogyanya musik/gending tari punya peranan lebih karena dalam konteks ini fungsi ‘mengikat dan membingkai’ (mengku) pola gerak tari jauh lebih banyak porsinya.

Karena itu staf pengajar  SKTW Surabaya ini berharap, “gelaran berikutnya diharapkan tidak lagi disajikan di stage prosenium karena hasilnya jadi kaku dan tidak komunikatif selayaknya sifat tari pergaulan.”

Sebagai orang musik, Joko menilai karya Nyoto dari Pacitan garapan ricikannya lebih kompleks dan berani menyajikan penonjolan garapan ricikan secara inidividu. Maka dalam sidang Dewan Pengamat, Nyoto ditetapkan sebagai Penata Musik Terbaik.

Dewan Juri yang terdiri dari Drs. H. Arif Rofiq, M.Si, Peni Puspito, MHum, dan Joko Susilo, MSn akhirnya menetapkan susunan pemenangnya adalah sebagai berikut:

Juara 1: Kab. Blitar, “Ledhek Jimbe”

Juara 2: Kab. Pacitan, “Endang Suliyem”

Juara 3: Kab. Tuban, “Gendrasmara”

Juara Harapan 1: Kab. Mojokerto, “Kembang Terop”

Juara Harapan 2: Kota Malang, “Kasengsem”

Juara Harapan 3: Kab. Banyuwangi, “Gandrungono”

Penata Tari Terbaik: Novyta Mijil Purwana IS, SPd, Kab. Blitar

Penata Musik Terbaik: Nyoto, Kab. Pacitan

Penata Rias dan Busana Terbaik: Adi Pasetyo, Kab. Lumajang

Grup Peraga Terbaik: Kab. Blitar, “Ledhek Jimbe”

Penyaji Unggulan:

  • Nganjuk, “Jagoan”
  • Bangkalan, “”Lengge”
  • Kota Surabaya, “Gedhog Surabaya”

(lya, nur)

In category: Berita
Related Post
no-img
Skenografi, Scanner, dan Cara Baru Menciptakan Seni

SURABAYA: Apakah karya seni harus selalu diciptakan dari sesuatu yang benar...

no-img
Nirwan Dewanto: Seni Rupa Kontemporer adalah Medan Omnivora yang Melampaui Batas

SURABAYA – Seni rupa kontemporer merupakan medan yang bersifat omnivora a...

no-img
Surabaya Kaya Materi untuk Eksplorasi Seni

SURABAYA: Kota Surabaya ini sangat kaya dengan materi yang dapat dieksplora...

no-img
Andy Rahman: Arsitektur Dituntut Kurangi Eksploitasi Alam

SURABAYA – Arsitektur harus meminimalkan kerusakan lingkungan dengan men...

no-img
ArtSubs dan Tantangan Membangun Ekosistem Seni Rupa Surabaya

SURABAYA — Penyelenggaraan ArtSubs di Surabaya tidak hanya memperlihatkan...

no-img
Dari GWK, Nyoman Nuarta Belajar Memperjuangkan Gagasan Besar

SURABAYA: Pengalaman panjang membangun Garuda Wisnu Kencana (GWK) mengajark...

  • 10,275
  • 3