Menonton Panji di Selomangkleng yang Sepi

KOTA KEDIRI: Gara-gara pandemi, rasanya lama sekali tidak ada pertunjukan kesenian, khususnya Panji. Maka begitu saya baca poster H-1 acara Panji di Selomangkleng (kadang ditulis tanpa huruf K), langsung saya putuskan berangkat. Meskipun saya tahu ini acara disiarkan langsung melalui streaming Youtube. Dalam bayangan saya, acara akan berlangsung seperti biasanya, namun dengan jumlah penonton terbatas….

Ludruk Tidak Boleh Menyerah

MOJOKERTO: Dalam era teknologi yang kian pesat perkembangannya maka ludruk harus bisa mengimbangi dengan berbagai inovasi yang berkembang pada masyarakat. Ludruk tidak boleh menyerah. Seniman Ludruk harus bisa mengimbangi perkembangan teknologi. Manfaatkan sarana YouTube untuk menggelar pentas secara virtual. Seniman tradisi ternama Jawa Timur, Syakirun alias cak Kirun, menyampaikan hal ini dalam acara Workshop Ludruk…

Pj. Bupati Sidoarjo: Kembangkan Ekonomi Kreatif

SIDOARJO: Kabupaten Sidoarjo memiliki 98 destinasi, namun mengapa kontribusi pariwisata yang paling kecil terhadap PAD? Karena itu harus dikembangkan ekonomi kreatif. Saya berharap agar sektor pariwisata memberikan kontribusi besar terhadap PAD Kabupaten Sidoarjo. Padahal dalam konteks Jawa Timur, pariwisata menyumbang 38 persen PAD. Mengapa Sidoarjo tidak bisa seperti itu? Mengapa kalah dengan industri? Justru dengan…

Pj. Bupati Sidoarjo Berharap Seniman Lebih Terlibat Aktif di Sektor Wisata

ByRedaksi 05/11/2020 0 SIDOARJOKINI – Sektor pariwisata di Kabupaten Sidoarjo yang terus berkembang akan lebih hidup dan bagus lagi kalau seniman dan budayawan Sidoarjo ikut terlibat di dalamnya. Demikian harapan yang disampaikan Pj. Bupati Sidoarjo, Hudiyono, dalam silaturahmi dengan seniman Sidoarjo yang tergabung dalam Komunitas Seni Budaya BrangWetan dan Kampung Seni, Rabu (4/11) malam, di…

Pj. Bupati Minta Maaf kepada Seniman Sidoarjo

SIDOARJOKINI – Pj. Bupati Sidoarjo, Hudiyono, meminta seniman Sidoarjo untuk bersabar karena masih terjadi pembatasan-pembatasan dalam kegiatan kesenian. Ini karena Sidoarjo masih dalam zona oranye atau menuju zona kuning. Hal itu disampaikan Hudiyono ketika hadir dalam kegiatan seni Padhang Bulan Kampung Seni di Pondok Mutiara, Sidoarjo, Sabtu (31/10) malam. Acara bulanan bersamaan bulan purnama ini…

Prof Mas’ud Said: Dunia Hancur Karena Tidak Saling Peduli

SIDOARJO: Kebahagiaan itu sesuatu yang mahal.  Padahal Allah memberi kebahagiaan di depan kita, seperti saling percaya, giving, loving, and carrying. Memberi itu adalah sebuah kebudayaan yang menguatkan siapa saja. Giving tidak harus berupa materi. Bisa berupa waktu, atau memberi hati. Demikian pula loving, menyintai. Saya kira yang menggerakkan kita semua ini adalah karena cinta. Ketiga,…

Ekspresi Budaya di Tengah Pandemi

Catatan Henri Nurcahyo Gara-gara pandemi Covid-19 maka semua orang dipaksa berada di rumah saja. Bekerja dari rumah, beribadah di rumah, sekolah hanya dari rumah. Semua aktivitas pertemuan yang melibatkan banyak orang juga harus dilakukan dari rumah saja melalui bantuan teknologi internet. Wacana kesehatan dan ekonomi lantas dipertentangkan. Seolah-olah kalau masyarakat memilih tetap sehat maka harus…

BrangWetan Kerjasama Sinau Bahasa Jawa

Komunitas Seni Budaya BrangWetaN menjalin kerjasama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jawa Kabupaten Sidoarjo dan sekaligus juga dengan Majalah berbahasa Jawa “Jayabaya.” Kerjasama informal ini tercetus dalam acara rutin “Sinau Bahasa Jawa” yang digelar oleh Komunitas BrangWetan di sekretariatnya, Perumahan Pondok Mutiara Sidoarjo, Sabtu (24/10). Pada mulanya acara ini diisi dengan materi belajar…

Mulai Hari Ini Komunitas BrangWetan Adakan “Sinau Basa Jawa”

Gatot SusantoSabtu, 19 September 2020 | 14.36 WIB SIDOARJO (DutaJatim.com) – Tidak hanya berhenti sebatas wacana dan keluhan terhadap rendahnya minat belajar bahasa Jawa, Komunitas Seni Budaya BrangWetan menyelenggarakan aksi konkret berupa program belajar bahasa atau aksara Jawa yang dimulai hari Sabtu pagi tadi (19/9/2020) di sekretariat Pondok Mutiara Blok SB-6 Sidoarjo. Aktivitas bernama “Sinau Basa…

BrangWetan Gelar Belajar Hanacaraka Kelas Dewasa

  SIDOARJOKINI – Komunitas Seni Budaya BrangWetan pagi tadi, Sabtu (19/9), memulai program baru bernama “Sinau Basa atau Aksara Jawa” dengan metode yang menyenangkan dan sesuai untuk orang dewasa. Hal ini berangkat dari anggapan, bahwa orang yang sudah berumur itu mudah lupa, sehingga kali ini peserta tidak dipaksa untuk menghafal satu-persatu masing-masing huruf Jawa. “Bahwasanya…